KOLOM

Rabu, 24 Agustus 2016

Yunasri: Pemkab Agam Serius Lakukan Rehabilitasi Hutan dan Lahan


Kepala Kehutanan dan Perkebunan  Kabupaten Agam Yunasri, mengatakan, pemerintah setempat sangat serius dalam hal rehabilitasi hutan dan lahan yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Agam Yunasri saat membuka secara resmi penghijauan Salingka Danau Maninjau tahap I di Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya. Rabu (24/8).

Hadir saat itu, anggota DPRD Agam Abrar, Kepala BPDAS Agam Kuantan Dr. Nursidah, Manager Sektor Pembangkit PLN Sodikin, Perwakilan PT. Semen Padang Ruslianto Rusli, Kepala BPLH Agam Edi Busti, Wali Nagari dan Ketua Yayasan Hutan Lestari Indonesia (YHLI) Ardedi Tanjung.

Tambah Yunasri, ini dibuktikan Agam telah melahirkan program unggulan "Agam Menyemai" yang merupakan gerakan masyarakat dalam memanfaatkan lahan perkarangan, perkantoran, lahan tidur dan lainya dengan tanaman produktif.

Oleh sebab itu, pihaknya sangat mendukung elemen masyarakat yang peduli terhadap pemulihan Danau Maninjau yakni, Yayasan Hutan Lestari Indonesia diketuai oleh Ardedi Tanjung yang akan menanam salingka Danau Maninjau sebanyak 10.000 bibit pohon yang terdiri dari pohon pelindung dan buah-buahan.

"Kita berharap setelah tahap I ini akan ada tahap II, III dan seterusnya. Disamping dukungan dari semua pihak yang telah berbuat banyak terhadap Danau Maninjau," kata Yunasri 

Anggota DPRD Kabupaten Agam M. Abrar, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini. Pihaknya yakin yang digagas untuk penghijauan hutan lindung ini merupakan semangat atau stimulus dari orang-orang dahulu.

"Kita mendukung dan mensupor dalam melakukan penghijauan dalam jangka panjang sehingga terjaga kelestariannya," kata M. Abrar.

Selain itu, Ketua Yayasan Hutan Lestari Indonesia (YHLI) Ardedi Tanjung menyampaikan, selain menanam bibit sebanyak 10 ribu batang ini. kegiatan ini dilaksanakan selama lima tahun di Kabupaten Agam.

Untuk penanaman ini mengunakan mobil yang dirancang khusus untuk membawa bibit dari satu nagari kenagari lainnya termasuk pekerja dan alat tanam. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan minat masyarakat untuk menanam.

"Kita juga mengapresiasi Pemkab Agam yang telah dulu melaksanakan program "Agam Menyemai" kedepan kita akan bersinergi dengan program yang digagas langsung oleh Bupati Agam tersebut," katanya. (jon/AMC)

Bupati Agam Lepas 5.000 Peserta Gerak Jalan Santai


Bupati Agam Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah melepas sekitar 5.000 peserta gerak jalan santai dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun ke 71 Kemerdekaan Republik Indonesia dan perpindahan Ibukota Kabupaten Agam ke Lubuk Basung ke 23 tahun, Rabu.

Gerak jalan santai disambut antusias warga Lubuk Basung itu juga diikuti oleh Bupati Agam Indra Catri didampingi SKPD Agam bersama pelajar tingkat SD, SLTP, SLTA, Dinas Instansi dan Umum di Kabupaten Agam. 

Walau gerak jalan santai diiringi hujan acara tetap berlangsung meriah. Gerak jalan santai ini dimulai pada pukul 7.00 WIB dengan start di halaman kantor Bupati Agam, Simpang Tiga, Simpang Lapau Talang, Simpang Ampek Tangah dan finis di kantor Bupati Agam.

Pada kesempatan itu, Bupati Agam Indra Catri, menyambut baik digelarnya kegiatan gerak jalan santai yang disambut antusias berbagai kalangan  untuk mengikuti kegiatan itu di Kota Lubuk Basung.

"Ramainya peserta yang mengikuti gerak jalan santai ini menunjukan betapa tingginya partisipasi dan peran serta masyarakat di Kota Lubuk Basung," kata bupati

Ketua Panitia Penyelenggara, Fauzir mengucapkan terima kasih karena kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan lancar yang diikuti sebanyak 5.000 peserta dari berbagai kalangan.

"Dengan adanya gerak jalan santai ini akan membangun kekompakan berbagai kalangan di Kota Lubuk Basung dan terjalinnya silahturahmi dan merajut ukhuwah islamiyah melalui olah raga,” katanya.

Pada kesempatan itu, panitia juga menyediakan hadiah berupa dooprize bagi para peserta.(jon/AMC)



Selasa, 23 Agustus 2016

Tingkatkan Pelayanan, Disdukcapil Agam Kembali Lahirkan Inovasi Baru

Setelah berhasil dengan program layanan administrasi sistem jemput bola kepada masyarakat di setiap Sabtu dan Minggu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Agam kembali melahirkan inovasi baru.

Kepala Disdukcapil, Misran, saat ditemuai diruang kerjanya, Selasa (23/8) mengatakan, biasanya pihaknya melakukan pelayanan diutamakan kepada masyarakat namun, inovasi baru ini pihaknya akan mendatangi sekolah tingkat SLTA sederajat untuk memberikan kemudahan bagi pelajar yang telah berusia 17 tahun membuat e-KTP. Target program ini nantinya dapat menekan jumlah penduduk yang belum mengurus administrasi kependudukan, salah satunya e-KTP. 

"Kita akan datangi langsung ke sekolah – sekolah. Rencananya pekan depan kita akan mulai program ini," tegasnya.

Misran menambahkan, program ini sesuai dengan intruksi bupati, yang menginginkan para siswa yang sudah memenuhi syarat umur memiliki KTP, dipermudah dalam pengurusan. 

Kemudian, dijelaskannya, kemudahan lainnya yang diberikan oleh Dinas Dukcapil Agam adalah para siswa yang sudah memenuhi syarat umur, tak perlu lagi surat pengantar atau persyaratan lainnya. Mereka hanya perlu membawa foto kopi Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti bahwa yang bersangkutan warga Kabupaten Agam.

Lebih lanjut, Misran mengatakan, inovasi itu memang sengaja dibuat untuk memberikan kemudahan bagi para pelajar di Agam. Berdasarkan pengalaman dua tahun terakhir, setiap akhir tahun jumlah pelajar yang mengurus e-KTP membludak.

“ Kita tidak ingin tahun depan terulang lagi, sehingga akan mengganggu fokus mereka ikut Ujian Nasional,” ujarnya.

Selain itu inovasi ini juga sekalian untuk mengejar target yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dimana batas akhir perekaman data e-KTP adalah pada 31 September 2016.

Dijelaskannya, hingga saat ini sebesar 90 persen masyarakat Agam telah melakukan perekaman e-KTP. Jumlah tersebut telah melampaui target nasional sebesar 88 persen.
“Dari 519.00 penduduk Agam, wajib KTP di Agam sebanyak 373.244 orang dan 90 diantaranya atau sebanyak 335.017 sudah merekam. Artinya, secara target nasional, kita sudah tercapai,” jelas Misran.

Masih adanya sekitar 10 persen masyarakat Agam yang belum melakukan rekam e-KTP, Misran menduga penyebabnya adalah masih kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya memiliki KTP. (IF/AMC)

Panitia Peringatan HUT RI Gelar Gerak Jalan Santai

Panitia penyelanggara peringatan Hari Ulang Tahun ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia dan 23 tahun keberadaan ibukota Kabupaten Agam di Lubuk Basung tahun 2016 akan mengelar gerak jalan santai, Rabu (24/8).

"Kita akan melaksanakan gerak jalan santai ini dalam memeriahkan HUT RI ke-71 dan 23 tahun keberadaan Lubuk Basung sebagai ibukota Kabupaten Agam," kata Ketua Panitia Penyelenggara Peringatan, Fauzir di Lubuk Basung, Selasa.

Jalan santai ini akan diikuti oleh pelajar SD, SLTP, SLTA, dinas dan masyarakat di Kabupaten Agam. 

Jalan santai ini akan menempuh jarak sekitar 2 km di sekitar Kota Lubuk Basung. Kegiatan ini dimulai star di halaman kantor Bupati Agam, Simpang Surau Kariang, Simpang Tembok, Simpang Tugu dan star di kantor Bupati Agam.

"Kegiatan ini dapat meningkatkan hubungan silahturahmi antar pelajar, masyarakat dan instansi pemerintah. Untuk itu, mari kita bersama-sama hadiri gerak jalan santai ini," katanya.

Ia menambahkan, panitia menyiapkan hadiah menarik dan dooprize lainnya bagi para peserta.

Sebelumnya, panitia penyelanggara juga telah mengelar berbagai lomba dalam memperingati HUT RI dan keberadaan Ibukota Lubuk Basung di Kabupaten Agam berupa gerak jalan tepat waktu dan pawai alegoris. (jon/AMC)