KOLOM

Kamis, 29 September 2016

Wabup Agam: Kompetisi Munculkan Bibit Unggul di Sekolah


Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria Dt. Tumangguang Putiah, mengatakan, kompetisi Bintang Sain ini dapat memunculkan mutiara-mutiara terpendam kepermukaan dalam meraih prestasi dimulai dari tingkat SD sampai SLTA.

"Saya mengapresiasi dan menyambut positif dilaksanakan lomba Bintang Sain Padang TV ini, karena bisa memunculkan bibit-bibit unggul berprestasi di sekolah," kata Trinda Farhan Satria saat membuka Lomba Bintang Sain tingkat SLTP dan SLTA di Gor Rang Agam, Lubuk Basung, Kamis.

Dijelaskan Wabup, perlombaan ini menjadi motivasi bagi pihak yang terlibat, dengan perlombaan ini bisa mengali dan memudahkan sekolah dalam menjaring potensi yang dimiliki oleh anak didiknya.

Untuk itu, pihaknya yakin semakin banyak kegiatan seperti ini akan meningkatkan mutu dan prestasi formal dan informal di sekolah di Kabupaten Agam.

Sebelum kompetisi dilakukan, pihaknya telah berbincang dengan General Manager Padang TV Rita Gusvenizar tentang kegiatan ini. Saat ini pertandingan tidak saja diadakan di Kabupaten Agam tetapi juga dilaksanakan di kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. 

Menurut, General Manager Padang TV Rita Gusvenizar mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program Padang TV yang juga dilaksanakan di kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

"Kita juga menginginkan lahirnya bibit-bibit terbaik dari putra dan putri Agam, sehingga mereka bisa dikirim untuk mengikuti bertandingan di tingkat provinsi," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Disdikpora Agam Isra menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dibidang sain dan seni di Kabupaten Agam.

Lomba Bintang Sain ini diikuti sebanyak 1.024 siswa tingkat SD, tingkat SLTP sebanyak 237 siswa dan tingkat SLTA sebanyak 207 siswa.

Jadi jumlah keseluruhan yang mengikuti lomba bintang sain pada tahun 2016 sebanyak 1.528 siswa, ini lebih banyak dari tahun 2015 hanya sebanyak 1.200 siswa. 

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria juga meresmikan Agam Education Expo di halaman Gor Rang Agam Lubuk Basung. (jon/AMC)


Bunda Vita Indra Catri Raih Penghargaan PAUD Nasional


Atas kerja nyata yang dilakukan selama ini terhadap Gerakan Paud Berkualitas, Ny. Vita Indra Catri selaku Bunda Paud Kabupaten Agam berhasil mendapatkan anugerah Paud Nasional tahun 2016.

Agam patut berbangga, karena Ny. Vita merupakan satu-satunya Bunda Paud di-Sumbar yang mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut. Bersama dengan 16 Bunda Paud Provinsi se-Indonesia dan 31 Bunda Paud kabupaten/kota se-Indonesia, 10 Bunda Paud kecamatan, dan 10 Bunda Paud Desa.

Selain itu penghargaan juga diberikan kepada organisasi mitra yang ikut berperan serta dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan dan gugus Paud berprestasi.

Piagam penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, diserahkan langsung oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang juga merupakan Bunda Paud Indonesia secara simbolis kepada beberapa BundaPaud, di Gedung Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kamis (29/9), Jakarta.

Terkait penghargaan itu, Bunda Paud Kabupaten Agam, Ny.Vita Indra Catri, saat ditemui AMC, mengucapkan terimakasih atas dukungan dan dedikasi yang diberikan oleh semua pihak dalam upaya mensukseskan program Paud berkualitas.

"Terkhusus piagam ini saya persembahkan kepada para pendidik Paud, penilik serta Gugus Paud yang senantiasa setia memberikan pendidikan tanpa lelah bagi anak-anak generasi penerus bangsa. Mudah-mudahan prestasi ini menjadi penyemangat bagi kita untuk lebih dan lebih baik lagi," jelas Ny. Vita.

Kemudian, kepada seluruh elemen masyarakat maupun pemerintah yang selalu memberikan dukungan baik moril maupun materil. 

Bunda berharap, dukungan dan kerjasama tim seperti ini selalu dijaga dan terbangun hendaknya secara berkelanjutan dimasa mendatang. "Terutama kepada orang tua, karena peran mereka sangatlah penting terhadap pembentukan karakter anak," jelasnya.


Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Fauzir yang didampingi Kasi Pendidikan Non Formal (PNF), Yeni Sofnidel, menyatakan anugerah tersebut memang layak diterima Bunda Vita, karena berkat perjuangan dan komitmennya itu berhasil mewujudkan satu jorong dengan satu Paud, serta dinilai berhasil menjalin kemitraan dan peran serta dalam mendukung Gerakan Nasional Paud Berkualitas. 

Ia juga menjelaskan, Bunda Paud selama ini memang cukup komit dalam memperhatikan pentingnya pendidikan, yang dimulai sejak usia dini. "Kami terbantu sekali dengan dibentuknya Bunda Paud oleh Pemerintah pusat, sehingga program-program kami di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga bisa terealisasikan dengan cepat dan baik," tuturnya. 

Sebelum itu, Ibu Negara Iriana, dalam pidatonya menyampaikan, betapa pentingnya pendidikan anak usia dini bagi perkembangan kecerdasan anak-anak, sehingga kualitas pengajar Paud juga harus diperhatikan. "Saya melihat pendidikan guru-guru Paud masih kurang, maka dari itu saya meminta kepada Pak Menteri untuk memberikan perhatian kepada mereka, misalnya dengan memberikan beasiswa," ujar Iriana Jokowi.

Ia berharap, pihak Kemdikbud segera mewujudkan hal tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak di Paud.

Kemudian, Ia juga meminta agar para Bunda Paud bersama pemerhati Paud di masing-masing daerah, agar selalu jaga sinergisitas serta membangun komunikasi yang intens diantaranya, agar Paud terintegrasi itu bisa terwujudkan secara merata di seluruh daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Mendikbud Muhadjir Effendy pun mengapresiasi pengabdian guru-guru Paud di seluruh wilayah Indonesia.

"Penghargaan ini sebagai wujud terima kasih atas sumbangsih masyarakat, kerja keras dan kepedulian atas Paud maka 15 wilayah provinsi, 31 Paud kabupaten/kota, bunda Paud akan menerima penganugeraahan atas kerja nyata untuk Paud berkualitas," ujar Muhadjir dalam sambutannya.

Muhadjir mengucapkan selamat pada setiap sosok yang peduli Paud yang secara nyata berperan meningkatkan akses dan kualitas Paud terutama di daerah kepulauan, pesisir dan daerah terpencil.

"Selamat kepada semua penerima anugerah Paud semoga amal dan prestasi dapat meningkatkan kualitas Paud," tutupnya.(IF/AMC)

Rabu, 28 September 2016

Dekranasda Payakumbuh Studi Banding ke Agam


Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Payakumbuh, melakukan studi banding ke Rumah Sulam Kabupaten Agam di Belakang Balok, Bukittinggi, Rabu.

Kedatangan Ketua Dekranasda Kota Payakumbuh Heni Rizal Fahlefi bersama rombongan disambut Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Agam Jabarnur bersama Ketua Rumah Sulam Kabupaten Agam Zulfia Dalim dan Bidang Humas dan Publikasi Dekranasda Agam Ny. Susi Rahman.

Kepala Dinas Kopersai UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Agam Jabarnur, menyambut baik kedatangan rombongan Dekranasda Kota Payakumbuh untuk belajar dan mendapatkan ilmu di Kabupaten Agam.

"Moment ini, sangat tepat karena bisa mendapatkan pengalaman disamping belajar di Rumah Sulam ini," katanya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Payakumbuh Heni Rizal Fahlefi, mengatakan, kedatangan ingin melihat langsung dan belajar di Kabupaten Agam, karena Dekranasda Agam sudah berhasil membina UKM dan telah mandiri.

"Kedatangan kami ini ingin meningkatkan ilmu para pengrajin, supaya lebih maju dan bisa berkembang," katanya.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan ilmu yang di dapat bisa sebagai pemicu dan dapat diterapkan bagi UKM di Payakumbuh nantinya.

Ketua Rumah Sulam Kabupaten Agam Zulfia Dalim, mengatakan, Rumah Sulaman ini awalnya terdiri dari 20 pengrajin yang telah memiliki usaha tetapi belum berkembang.

Agar usaha ini maju, pihaknya membentuk koperasi rumah sulam, dalam mewadahi anggota untuk mengembangkan berbagai usaha para anggota.

Berkembangnya usaha ini, berkat adanya bimbingan dari Dekrasnasda dan Dinas Koperasi UMKM Perindag Kabupaten Agam, sehingga beberapa orang anggota bisa mendapatkan HAKI

"Intinya kita bisa mengembangkan diri dan mau berusaha dalam meningkatkan UKM," katanya. (Jon/AMC).


Dishubkominfo Agam di Anugerahi Piala WTN

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Agam, dianugerahi piala Wahana Tata Nugraha (WTN) tingkat nasional kategori lalu lintas 2016 oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Plt Kepala Dishubkominfo Hilman, Rabu (28/9), mengatakan, penerimaan piala WTN ini berdasarkan keputusan Menteri Perhubungan RI tentang penerimaan penghargaan WTN untuk pemerintah provinsi, kabupaten/kota tahun 2016.

"Keberhasilan dikategori lalu lintas ini atas ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas dengan baik", katanya.

Adapun keberhasilan ini, setelah melalui beberapa kriteria penilaian yaitu, ketertiban berlalu lintas, kurangnya tingkat kecelakaan, lengkapnya alat kelengkapan pengemudi, pemeriksaan kelayakan jalan kendaraan yang dilengkapi dengan surat uji KIR bagi pengemudi, adanya zebra cros, tersedianya halte dan trafig light.

Untuk Provinsi Sumatera Barat, katanya, ada beberapa kabupaten dan kota lain yang menerima piala WTN ini seperti, Kabupaten Solok, Kota Sawahlunto, Kota Solok, Kabupaten Sijunjung, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanahdatar, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Pasaman.

Menurut Hilman, ini merupakan sebuah prestasi yang baik unuk Provinsi Sumtera Barat, sebab 11 kabupaten dan kota di Sumbar bisa meraih prestasi tingkat nasional dalam satu program.

"Dari kategori lalu lintas ini bukan prestasi yang dikejar, tapi manfaatnya kepada masyarakat luas yang harus ditingkatkan, bagaimana masyarakat bisa mematuhi aturan berlalu lintas hingga keselamatannya terjamin," katanya.

Untuk itu, diharapkan masyarakat lebih menyadari akan pentingnya mematuhi lalu lintas dan memahami petunjuk rambu lalu lintas agar keselamatan dalam berkendaraan lebih terjaga. (Tam/AMC)