KOLOM

/>

Minggu, 21 Desember 2014

Cabor Panahan, Dayung dan Judo Bawa Agam ke Tiga Besar

Cabang olahraga (cabor) panahan, dayung dan judo kembali menyumbangkan medali emas pada Porprov XIII Sumbar di Dharmasraya. Tambahan koleksi emas tersebut, berhasil membawa Kabupaten Agam naik satu peringkat ke posisi tiga klasemen sementara, dengan total 26 emas, 33 perak dan 32 perunggu.

Kemudian, disusul oleh Kabupaten Padang Pariaman dengan perolehan medali sebanyak 25 emas, 20 perak, dan 18 perunggu. Namun, pada posisi kedua ditempati oleh Kota Bukittinggi dengan perolehan medali, emas 28, perak 30 dan perunggu 24. Sementara itu, pada posisi pertama di duduki oleh Kota Padang dengan perolehan medali, emas 51, perak 52, dan perunggu 42.

"Dari perolehan dua medali emas panahan, satu dayung dan satu judo, kita bisa naik satu peringkat ke posisi tiga sementara. Semoga posisi ini bisa bertahan, sesuai dengan target kita masuk ke tiga besar, karena dari kontingen kabupaten/kota cukup kuat dan persaingan sangat ketat sekali, "kata Wakil Kontingen Agam Bambang Warsito, kepada AMC, Minggu (21/12) malam di pemondokan Kontingen Agam di SMPN 1 Pulau Pujung.

Sementara itu, masih di cabor panahan juga menambahkan satu perak, satu perunggu, kemudian judo satu perunggu, atletik satu perunggu, wushu satu perunggu. (IF/AMC)


Agam Peringakat ke Empat Porprov



Perolehan data manual sementara, Kabupaten Agam meraih peringkat ke empat, diatas tuan rumah Dharmasraya, dengan perolehan emas dengan perolehan emas 21, perak 30 dan perunggu 23.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Kontingen Kabupaten Agam Bambang Warsito, kepada AMC, Minggu (21/12) sore. "Untuk klasemen sementara kita berada pada urutan ke empat diatas tuan rumah Dharmasraya dan dibawah Kabupaten Padang Pariaman dengan selisih 3 medali emas, "katanya.

Menurut Bambang, untuk posisi ke dua diduduki oleh Kota Bukittinggi dengan koleksi medali sementara emas 26, perak 28 dan 18 perunggu, dan peringkat pertama Kota Padang perolehan emas 44, perak 36 dan perunggu 41.

"Target kita pada Porprov kali ini adalah tiga besar. Kita yakin dengan perjuangan dan semangat yang menggelora, peringkat tiga besar akan didapat karena jaraknya cuma selisih lima medali emas, "terang Bambang.

Di cabang olahraga lainnya, wushu juga berhasil menambahkan dua medali perak, dan satu perunggu. (IF/AMC)



17 Medali Emas Telah Dikumpulkan Atlet Angkat Berat


Cabang olahraga (cabor) angkat berat Kabupaten Agam hingga Minggu (21/12), sudah mengumpulkan sebanyak 17 medali emas, 13 medali perak dan tujuh medali perunggu.

Berikut rincian perolehan medali selama dua hari, terhitung sejak Sabtu tanggal 20 sampai 21 Desember 2014 pada kelas-kelas berbeda. Perolehan medali emas pada hari Sabtu, diantaranya ; kelas angkat berat putra 53 kg diraih oleh Iskandar sebanyak satu medali emas pada sesi B. Press dan angkatan terbaik, dan dua perak pada sesi Squat dan D. Lift.

Kemudian, masih dikelas yang sama satu medali emas pada sesi Squat dan dua medali perunggu pada sesi B. Press dan angkatan terbaik diraih oleh atlet Joniman. Untuk kelas 59 kg putra satu medali perunggu diraih oleh Riski Rio Sanjaya melalui sesi B. Press, dan satu medali perak sesi Squat dan perunggu angkatan terbaik oleh Dian Supriadi.

Sementara itu, pada angkat berat putri kelas 52 kg memperoleh empat medali perak oleh Murtia Devita melalui Squat, B. Press, D. Lift dan angkatan terbaik, lalu disusul empat buah medali emas oleh Risa Octaviani melalui sesi Squat, B. Press, D.Lift dan angkatan berat pada kelas angkat berat putri 52 kg.

Lalu, pada angkatan berat putri kelas 57 kg, memperoleh tiga perak pada sesi Squat,B. Press, angkatan terbaik, dan satu emas pada sesi D. Lift. Masih perolehan medali emas dikelas 66 kg putra, Afrio mampu menyumbangkan sebanyak empat medali emas, pada sesi Squat, B. Press, D. Lift dan angkatan terbaik, dan ditambah satu perunggu pada kelas 66 kg putra, Rivaldo menambahkan satu medali perunggu untuk Agam lewat sesi B. Press.

Namun, pada hari kedua Minggu (21/12), cabor angkat berat menambah koleksi medali sebanyak tujuh emas, dua perak dan lima perunggu. Berikut rinciannya ; pada angkatan berat putri kelas 84 kg, tidak tangung-tanggung, atlet Vigio Vanny menyabet empat sekaligus medali emas mengalahkan atlet dari tuan rumah Dharmasraya, Resva Warni melalui sesi Squat , B. Press, D. Lift dan angkatan terbaik.

Setelah itu, disusul oleh Cindytia Hima pada kelas putri 84 kg, meraih satu perak lewat Squat dan satu perunggu lewat B. Press. Tidak ikut ketinggalan, atlet bernama Delvi juga ikut menyumbangkan tiga medali emas lewat Squat, D. Lift, dan angkatan terbaik, dan satu perak lewat sesi B. Press, bersama dengan atlet Ira Marlina, menambahkan dua medali perunggu di sesi Squat dan B. Press pada angkatan berat putri kelas 72 kg. 

Hingga berita ini dinaikkan, Kabupaten Agam sudah mengoleksi sebanyak 74 medali, diantaranya 21 emas, 30 perak dan 23 perunggu, dengan klasemen sementara Agam berada pada posisi ke empat dari 19 kabupaten/kota. (IF/AMC)




Cabor Angkat Berat Kembali Curi 7 Emas


Cabang olahraga angkat berat Kabupaten Agam, kembali hari ini menyumbangkan tujuh medali emas, dua perak dan lima perunggu saat Porprov Sumbar XIII di Dharmasraya. 

Dengan torehan ini, cabor angkat berat menyisihkan tuan rumah Dharmasraya dan Kota Padang, masing-masing hanya memperoleh tiga medali emas. 

Dari tambahan medali tersebut, cabor angkat berat sudah mengoleksi sebanyak 17 emas,  13 perak dan delapan perunggu. 

Wakil Ketua Kontingen Kabupaten Agam Bambang Warsito, didampingi official angkat berat Emirizal, saat dimintai keterangan, Minggu (21/12) di Pemondokan Kontingen Agam, mengatakan perolehan medali sebanyak itu berasal dari nomor yang berbeda, diantaranya untuk angkat berat putri kelas 72 kg Squat diraih oleh Delvi satu medali emas, untuk B. Press pada kelas yang sama meraih satu perak dan pada angkatan terbaik meraih satu medali emas.

"Di kelas yang sama juga, medali perunggu pada sesi Squat di raih oleh Ira Marlina dan sesi B Press meraih satu perunggu. Lalu, masih di kelas ini juga untuk sesi B Press dan D. Lift mendapatkan masing-masing satu medali perunggu diraih oleh Fitri. Kemudian, empat medali emas lainnya diraih oleh Vigio Vanny pada sesi Squat, B.Press, D. Lift serta angkatan terbaik," kata Bambang.

Bambang menambahkan, bagi para atlet yang memperoleh medali emas, diberi bonus kaget sebesar Rp2 juta. "Seperti, pada cabor angkat berat, bonus kaget diberikan oleh Bupati Agam yang diwakili Dirut. PDAM Agam, Eriyanson pada malam tadi," terang Bambang.

Sementara itu, Emirizal menambahkan, peluang medali emas masih bisa didapatkan, karena masih banyak nomor yang akan diikuti dan hingga saat ini para atlet masih berjuang pada sesi nomor yang berbeda. (IF/AMC)



Berita

Popular Posts