KOLOM

/>

Jumat, 31 Oktober 2014

Keltan Suka Damai IV Koto Studi Banding ke Solok

Kelompok Tani (Keltan) Suka Damai, Jorong Kampuang Pisang, Nagari Koto Panjang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, melakukan studi banding ke beberapa Keltan di Kabupaten Solok, Kamis (30/10).

Koordinator Penyuluh Kecamatan IV Koto Suhartini, Jum'at (31/10), mengatakan, Kelta Suka Damai melakukan kunjungan pertama ke Keltan Koto Baru Saiyo Tabek Patah. Disana tim Keltan Suka Damai melihat bagaimana perkembangan agribisnis yang dilakukan kelompok itu seperti, sale pisang, kopi daun kawa, kawa murbei, dan kulit manis.

Setelah itu di lanjutkan ke Keltan Lembang Kasiah, Nagari Sungai Nanang, Kecamatan Lembah Gumanti. "Di sana kita juga melihat keberhasilan dalam berbudidaya bawang merah," katanya.

Menurutnya, kunjungan yang dilakukan itu untuk bertukar pikiran, menambah pengalaman dalam melakukan pengembangan budidaya tanaman dan kegiatan agribisnis.

"Kegiatan ini mendapat sambutan meriah dari kelompok, juga dihadiri jajaran BPK Lembah Gumanti," tambahnya.

Setelah kunjungan ini, pihaknya berharap Keltan Suka Damai termotivasi untuk terus mengambangkan pemberdayaan Keltan, sehingga mencapai keberhasilan sebagaimana yang dirasakan kelompok yang dikunjungi. (Tam/AMC)

Kempo Agam Kirim 10 Atlet Saat Porprov XIII

Cabang Olahraga (Cabor) Kempo Kabupaten Agam, mengirim sebanyak 10 atlet saat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke XIII di Kabupaten Dharmasraya, pada Desember 2014.

Manager Pelatih Eko, Jum'at (31/10), mengatakan, ke 10 atlet tersebut akan mengikuti dua kategori pertandingan yakni, randori atau tarung, dan emgu atau penampilan seni.

Eko menambahkan, atlet yang turun pada kategori randori yakni, Anda pada kelas 50 kg, Alex pada kelas 55 kg, Bunga pada kelas 48 kg, Rian pada kelas 65 kg, Wili pada kelas 60 kg, Peni pada kelas 45 kg, Fit pada kelas 50 kg dan Riki pada kelas bebas atau 70 kg ke atas. Sementara untuk kategori emgu yakni, Fit, Fajar dan Erika.

"Kita sudah melakukan Training Center (TC) sejak September 2014 yang dilaksanakan di GOR Padang Baru Lubuk Basung dan di rumah atlet dengan cara bergantian," ujar Eko.

Pelatih Kempo Kabupaten Agam, Bramidompas menambahkan, atlet yang akan di kirim pada Porprov XIII ini, sudah mengikuti beberapa ivent, seperti Kejuaraan Daerah (Kejurda) tahun 2013 di Kabupaten Solok dengan merebut 4 mendali perunggu dan  mengikuti Kejurda di Sawahlunto pada (31/10) sampai, Minggu (2/11).

Ini untuk melihat kemampuan, kekurangan dan kelebihan para atlet. Dengan cara ini, pihaknya yakin mereka bisa mempertahankan satu emas, satu perak dan satu perunggu pada Porprov XIII. "Ini sesuai perolehan medali pada Porprov XII tahun 2012 di Kabupaten Limapuluh Kota," katanya. (Tam/AMC)

Kamabicab Gerakan Pramuka Agam Buka Kursus KPMTD


Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka 06 Agam Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah, membuka kursus pramuka mahir tingkat dasar (KPMTD) untuk 120 pembina di Bumi Perkemahan Lapang Hijau Matur, Kamis (30/10).

Pada kesempatan itu, Indra Catri mengatakan, melalui KPMTD ini hendaknya tercipta para pembina pramuka yang profesional dan berkarakter. Jadikan pembina pramuka sebagai ujung tombak dalam pendidikan kepramukaan di Gugus Depan. 

Oleh sebab itu, para pembina diharapkan menjadi idola bagi peserta didik sebagai upaya peningkatan kualitas diri dan mampu memotivasi diri untuk menjadi lebih baik, bagi peserta didiknya.
     
Sementara itu, Ketua Kwarcab Agam, Drs. Martias Wanto, MM, memberikan wejangan pemantapan pengembangan kepramukaan kepada seluruh kepala sekolah selaku Kamabigus se Kwaran Matur.

Tema KPMTD SD se Kwaran Matur yang digelar oleh MKKKS adalah "Melalui Kursus Mahir Pembina Pramuka kita sukseskan kurikulum 2013". 
   
KPMTD secara teori dan praktek dilaksanakan selama empat hari dan dilanjutkan dengan pengembangan di gudep masing masing.
    
Selesai pelatihan diharapkan peserta KPMTD dapat mengembangkan kepramukaan di gugus depan masing-masing, sekaligus membuatkan laporan kegiatan untuk mendapatkan sertifikat KPMTD. (jon/AMC)

Kamis, 30 Oktober 2014

Produksi Jagung Agam Mencapai 59,792 Ton Selama 2014

Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (Dipertahornak) Kabupaten Agam, mencatat produksi jagung mencapai 59,792 ton semenjak Januari sampai Oktober 2014.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (Dipertahornak) Kabupaten Agam, Afdal, Kamis (30/10), mengatakan, produksi jagung sebanyak 59,792 ton ini tersebar di 16 kecamatan.

Afdal menjelaskan, meningkatnya produksi jagung ini setelah petani menggunakan benih hibrida unggul dan penyuluh sering memberikan informasi teknologi kepada petani.

Lalu, program sekolah lapang pengelolaan tanaman terpadu (SLPTT) dan penanaman swadaya yang cukup tinggi.

"Kita juga menganggarkan dana setiap tahun pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Agam, untuk mendukung kegiatan itu," katanya.

Pada 2014, Pemkab Agam menganggarkan dana sebesar Rp951 juta untuk tiga program yakni, program peningkatan ketahanan pangan pertanian dan perkebunan sebesar Rp402 juta, program peningkatan produksi pertanian dan perkebunan sebesar Rp301 juta dan program peningkatan kesejahteraan petani sebesar Rp248 juta.

Dengan kondisi ini, produksi jagung di Kabupaten Agam setiap tahun mengalami peningkatan. Pada 2011 produksi jagung mencapai 42,957 ton, pada 2012 produksi jagung mencapai 52,856 ton dan pada 2013 produksi jagung mencapai 56,408 ton.

"Kebutuhan setiap tahun jagung rata rata sekitar 2,280 ton dan  untuk konsumsi jagung perkapita sebanyak 4,78 kg perorang pertahun," tambahnya. (jon/AMC)

Berita

Popular Posts