#
Headlines News :
Home » , » Berikan Pendidikan Emosi Sebanyak Mungkin Kepada Anak Usia Dini

Berikan Pendidikan Emosi Sebanyak Mungkin Kepada Anak Usia Dini

Written By JONATA RAMADAN on Rabu, 29 Maret 2017 | 3/29/2017 11:13:00 AM

(Oleh : Yunaidi.S, S.Pd, M.Pd)

Usia dini juga disebut sebagai usia menjelajah atau usia bertanya. Kenapa disebut demikian, karena pada usia ini anak berada dalam tahap ingin tahu keadaan lingkungannya, bagaimana mekanismenya, perasaannya, serta bagaimana ia dapat menjadi bagian dari lingkungannya.

Usia lima tahun pertama adalah masa emas untuk perkembangan anak, karena pada usia ini anak mengalami masa peka dan kritis. Masa peka (sensitive periode), merupakan periode dimana anak telah mencapai kesiapan untuk belajar. 

Betapa pun banyaknya rangsangan yang diterima, bila anak belum mencapai masa peka, maka segala bentuk upaya untuk memberi pemahaman pada mereka hanya menjadi sesuatu yang sia-sia, dan mungkin “menyakitkan” bagi anak.  

Sebaliknya, jika anak telah siap untuk belajar, tetapi tidak mendapat kesempatan/dorongan untuk melakukannya, maka minat mereka akan hilang, artinya masa peka mereka terhadap sebuah tahapan belajar terlewatkan begitu saja.

Pendidikan emosi merupakan salah satu poin penting, yang bisa mendukung stimulasi masa peka pada anak usia dini dan menjadi kunci keberhasilan Pendidikan lainnya. Menurut LaFreniere (2000), Emosi merupakan sentral guna memahami respons adaptif terhadap lingkungan.

Pengelola bersama pendidik PAUD hendaknya berupaya memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak usia dini melalui program-program pembelajaran yang berpusat pada anak, dengan memasukkan nilai-nilai karakter budaya bangsa, yang menjadi pondasi awal dalam membentuk generasi bangsa, yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga cerdas secara emosi, moral agama, bahasa, motorik, dan keterampilan hidup.

Pengelola dan pendidik Anak Usia Dini harus mampu dan mencari bagaimana kiat-kiat untuk memancing peserta didiknya ingin tahu dan terus bertanya. 

Itulah sebagai bekal anak melatih emosinya. Baik melalui bercerita, melalui apa yang dilihatnya sehari-hari mereka sanggup menceritakannya kembali. Oleh sebab itu, bila ada anak sering bertanya atau sering bercerita, seorang guru, pendidik atau pengasuh dapat membantu sebagai teman dan rekan sejawat saat di hadapan anak usia dini. ***

Share this post :
 
Support : Creating Website | Agam Media Center | Agam Media Center
Copyright © 2011. AMC - All Rights Reserved
Template Created by Agam Media Center Published by Agam Media Center
Proudly powered by Agam Media Center