#
Headlines News :
Home » » Pensi Di Danau Maninjau Semakin Sulit Ditemukan

Pensi Di Danau Maninjau Semakin Sulit Ditemukan

Written By JONATA RAMADAN on Kamis, 23 Maret 2017 | 3/23/2017 02:14:00 PM

Semakin susah dan sulitnya mencari pensi, untuk dikonsumsi sebagai panganan khas warga disalingka Danau Maninjau, bukan isapan jempol belaka. Saat ini, para pencari pensi mulai turun gunung mencari pensi di  sepanjang aliran Bandar Jorong VI Parik Panjang Banda Baru, Lubuk Basung.

Salah seorang pencari pensi, yang berasal  Jorong Tanjung Alai, Maninjau, Nurhayati 50 tahun, bersama suaminya Akmal (55) tahun, yang memiliki enam orang anak ini, ketika ditemui sedang manangguak pensi, merasa bersyukur masih bisa mencari koloni pensi meskipun pindah lokasi lain.

"Dulu untuk mencari pensi sampai 8 karung tidak begitu susah. Kami sangat bersyukur, masih bisa mencari pensi berendam seharian di tepian Danau Maninjau hanya bisa memperoleh lima liter. Tapi di sini bisa memperoleh tiga karung sehari," ujarnya.

Nurhayati menambahkan, ia bersama mencari pensi ini telah enam bulan, dimulai sejak pukul 9:00 WIB sampai 17:00 WIB. Pensi ini nantinya dipasarkan ke pasar tradisional di daerah itu.
Sementara itu, untuk harga pensi di pasar tradisional hanya sebesar Rp4.000 sampai Rp5.000 per-liternya. 

Ia mengakui, berkurangnya hasil tangkapan pensi ini karena dipengaruhi kondisi airtercemar , sehingga pensi semakin sulit didapat. Selain hasil tangkapan pensi berkurang, hasil tangkapan rinuak juga berkurang. 

Pantauan AMC. Rabu (23/3) di sepanjang aliran bandar Jorong Ampek Parik Panjang, Bandar Baru Lubuk Basung, para pencari pensi secara berkelompok telah memperoleh tiga karung pensi. Kelangkaan pensi dirasakan para pencari pensi sejak beberapa bulan belakangan ini. Biasanya hasilnya dijual kepada pedagang pengumpul, atau dikirim langsung kepada pelanggan di pasar-pasar tradisional di Kecamatan Tanjung Raya dan Lubuk Basung.

Sejak Danau Maninjau menyandang status danau eutrofik/tercemar, biota endemik seperti pensi, rinuak, dan bada, jarang ditemui. (jon/AMC)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Agam Media Center | Agam Media Center
Copyright © 2011. AMC - All Rights Reserved
Template Created by Agam Media Center Published by Agam Media Center
Proudly powered by Agam Media Center