#
Headlines News :
Home » » Bupati Agam Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi

Bupati Agam Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi

Written By JONATA RAMADAN on Selasa, 25 April 2017 | 4/25/2017 01:30:00 AM


Upacara Peringatan Hari Otonomi ke-21 tahun 2017 dipimpin langsung Bupati Agam Indra Catri Dt. Malako Nan  Putiah, di halaman Kantor Bupati  Agam, Selasa (25/4). Upacara itu  dihadiri Forkopimda,  jajaran kepengurusan TP PKK Kabupaten Agam,  pengurus GOW, dan Kepala OPD Lingkup Kabupaten Agam.

Upacara ini untuk memperingati empat sekaligus hari bersejarah bagi Bangsa Indonesia, di antaranya adalah memperingati Hari Otonomi Daerah ke-21, Pemadam  Kebakaran ke-98, Satpol PP ke-67, dan Hari Ulang Tahun Satuan Pelindung Masyarakat ke-55.

"Peringatan Hari Otonomi Daerah di Kabupaten Agam kali ini hendaknya dapat kita jadikan sebuah memomentum, dalam melaksanakan otonomi daerah. Hari Otonomi Daerah yang diperingati sekarang adalah yang ke-21  tahun 2017, memilih tema 'Dengan Semangat Otonomi  Daerah  Kita Tingkatkan Pelayanan  Publik Melalui E-Government'," kata bupati.

Salah satu misi yang terkandung dalam otonomi daerah adalah meningkatkan kinerja dalam pelayanan publik. Hal itu tentunya perlu dilakukan pengelolaan dengan baik  dengan memanfaatkan  teknologi informasi dan komunikasi.

"Dari empat poin tujuan dari otonomi daerah ini,  pada poin ke empat adalah upaya untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik yang berbasis electronic government, agar dapat menwujudkan tata kelola Pemerintah  yang baik dan bersih," kata Bupati dalam sambutannya tersebut.

Dikatakan Bupati Agam Indra Catri, didalam implementasinya UU Nomor 23  tahun 2014 tentang pemerintah daerah. Didalam batang tubuh UU Nomor 23 tahun 2014 tersebut semuanya sudah diatur sedemikian rupa, agar tidak bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi lagi.

Bupati menambahkan, didalam rentang kendali penyelenggaraan urusan Pemerintah Daerah dalam masyaraka terkait dengan hari ulang tahun Satpol PP dan Pemadan Kebakaran Kabupaten Agam, Pemadam kebakaran dan satuan pelindung masyarakat tidak hanya  dilakukan secara seremonial semata tetapi melalui pendekatan kearifan lokal yang berdampak bagi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini tercantum didalam UU pasal 23 tahun 2014 yang diatur didalam pasal 12 itu, bahwa urusan pemerintah itu, wajib  yang berkaitan dengan pelayanan dasar.

"Salah satu bentuk pelayanan preventif terhadap bahaya  kebakaran. Pemerintah Kabupaten Agam menghimbau masyarakat Agam untuk menghidupkan  kembali kolam atau tabek yang ada dihalaman. Hal itu berfungsi sebagai sumber air jika terjadi kebakaran,sehingg program ini juga sejalan dengan program agam menyemai," ujarnya Bupati, singkat.

Usai upacara dilanjutkan penyerahan santunan klaim asuransi bagi nelayan Rp 160 juta dan tiup lilin HUT Damkar. Kemudian dilanjutkan dengan atraksi anggota pemadam kebakaran melakukan penyelamatan seorang anak saat berada di rumah yang terbakar. (jon/AMC)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Agam Media Center | Agam Media Center
Copyright © 2011. AMC - All Rights Reserved
Template Created by Agam Media Center Published by Agam Media Center
Proudly powered by Agam Media Center