#
Headlines News :
Home » » Membangun Ketangguhan UMKM Berdampak Pada Pengentasan Kemiskinan

Membangun Ketangguhan UMKM Berdampak Pada Pengentasan Kemiskinan

Written By andri padrianto on Jumat, 19 Mei 2017 | 5/19/2017 07:27:00 PM


Bupati Agam H. Indra Catri Dt Malako Nan Putiah membuka secara resmi learning workshop, tentang Model Membangun Ketangguhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan menuju masyarakat tangguh bencana, di Ball Room Hotel Axana Padang, Jumat (19/05).

Bupati mengatakan, UMKM merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Kabupaten Agam. Di mana diketahui bahwa UMKM ini merupakan salah satu  kontribusi yang besar untuk daerah itu. 

"Program-program pemerintah Kabupaten Agam berkaitan dengan pengembangan UMKM, karena kita terus berupaya meningkatkan UMKM," ujarnya. 

Menurut  bupati, terdapat tiga  tujuan pengelolaan keberlanjutan UMKM di daerah rawan bencana, yaitu melindungi manusianya (pemilik UMKM dan pekerja), melindungi usahanya (aset usaha dan rantai produksi) dan memulihkan usaha dan ekonomi lokal. 

"kita berharap para pelaku UMKM ke depannya dapat lebih meningkatkan produk dari usaha yang dikembangkannya," ujarnya berharap.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, yang hadir pada saat itu mengungkapkan, untuk membangun ketangguhan UMKM, bagaimana berkebijakan OPD di Pemprov Sumbar yang terkait dalam menangani masalah mikro tersebut.

"Ada bebeapa OPD di Sumbar yang bertanggungjawab untuk meningkatkan UMKM ini, yang sifatnya koordinasi dari kabupaten/kota, sebab masalah koperasi, perdagangan, dan perkebunan merupakan kewenangan kabupaten," ujarnya.

Ia mengungkapkan, model membangun ketagungguhan UMKM ini harus ada inovasi produk, karena kita bergerak disektor ketahanan pangan dan pertanian.  Bagaimana pertanian ketahanan pangan kita punya inovasi produk, termasuk bagaimana mulai dari pembibitan sampai menjadi hasil, dan cara pemasarannya.

"Syarat UMKM harus ada OPD-nya, satuan pemodalan, dan pemasarannya. Untuk pemasaran kalau memenuhi syarat dia lolos sertifikasi," ujarnya lagi.

Menurutnya, hasil produk harus jadi suatu produk yang halal, baik masalah IGT, kebersihan dan kesehatan. Jika produk sudah halal nanti ada sertifikasi oleh yang akan memasarkannya. (Tam/AMC)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Agam Media Center | Agam Media Center
Copyright © 2011. AMC - All Rights Reserved
Template Created by Agam Media Center Published by Agam Media Center
Proudly powered by Agam Media Center