#
Headlines News :
Home » » Subuh Membara di Tiku, Rumah Nurhayati Ludes Jadi Abu

Subuh Membara di Tiku, Rumah Nurhayati Ludes Jadi Abu

Written By andri padrianto on Rabu, 31 Mei 2017 | 5/31/2017 01:41:00 PM


Subuh membara di Tiku, satu unit rumah kayu berukuran 6 x 7 meter, milik Nurhayati (32), ludes jadi abu. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp125 juta. Musibah itu terjadi di Anak Aia Tajun Sungai Sirah Jorong Durian Kapeh, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam , Rabu (31/5) sekitar pukul 05.30 WIB dini hari. 

Berdasarkan keterang Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Tanjung Mutiara Weri Ikhwan, yang dihimpun dari pemilik rumah Nurhayati (32), bahwasannya kejadian terjadi sekitar 05.30 WIB, pada saat itu pemilik sedang berada dalam rumah, dikala itu tengah hujan badai.

"Usai shalat subuh saya langsung tidur bersama dua orang anak, dikala itu dalam keadaan hujan badai, tidak lama kemudian api menyala dari atap rumah, semakin lama semakin besar. Karena panik saya lari keluar bersama anak-anak, dan minta tolong kepada warga," ujar Weri menirukan kata-kata Nurhayati.

Ia mengungkapkan, karena itu rumah kayu, maka dalam sekejap rumah tersebut rata dengan tanah, bahkan Damkar yang sudah dihubungi sampai di lokasi rumah sudah habis.

"Di tempat kejadian masyarakat menemukan kabel tegangan tinggi yang tepat diatas atap rumah Nurhayati dalam keadaan putus, banyak dugaan kalau ini penyebab kejadian tersebut, tapi kita tidak bisa memastikannya," ujar Weri.

Kabid Damkar Kabupaten Agam Yunaidi mengakui hal tersebut, bahwasannya sesampai di lokasi rumah sudah rata dengan tanah, dan petugas membantu untuk merapikan lokasi, dan mematikan api yang masih tersisa.

"Kita mendapatkan informasi dari masyarakat, dan langsung turun kelapangan dengan empat armada, namun sampai dilokasi kita mendapatkan rumah sudah dalam keadaan rata dengan tanah," ujarnya.

Sementara Kasi Penanggulangan Bencana Dinas Sosial Kabupaten Agam Ismar Budi Septa, mengungkapkan ia mengetahui kejadi ini dari pihak kecamatan, dan untuk bantuan darurat sudah diantarkannya ke lokasi sekitar pukul 0830 WIB.

Bantuan dimaksud berupa terpal, lauk pauk, tikar gulung, peralatan dapur, selimut, paket sandang dan keluarga.

"Jika ada yang menginformasikan kejadian bencana ataupun musibah yang menimpa masyarakat, kita akan turun langsung mengantarkan bantuan," ujarnya.

Bantuan darurat sifatnya sementara, "Mudah-mudahah bantuan tersebut bisa membantu korban yang masih dibalut kesedihan," ujarnya berharap.

Weri Ikhwan menambahkan, dalam bantuan darurat beras tidak tersedia. "Untuk itu kita sudah mencoba menginformasikan kepada Baznas Agam agar bisa membantu warga kita ini," ujarnya.

"Alhamdulilllah pihak Baznas Agam bersedia membantu, direncanakan bantuan akan diantar siang ini," ujar Weri bersyukur. (Tam/AMC)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Agam Media Center | Agam Media Center
Copyright © 2011. AMC - All Rights Reserved
Template Created by Agam Media Center Published by Agam Media Center
Proudly powered by Agam Media Center