#
Headlines News :
Home » » TP-PKK Nagari Tiku Utara Dinilai Tim Provinsi

TP-PKK Nagari Tiku Utara Dinilai Tim Provinsi

Written By JONATA RAMADAN on Rabu, 17 Mei 2017 | 5/17/2017 06:55:00 PM


TP-PKK Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara dinilai Tim Khusus PKK Sumatera Barat, sebagai Nagari Binaan Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), di halaman kantor camat  TAnjung Mutiara, Rabu (17/05).

Penilaian itu dihadiri Staf Ahli Bupati Mulyadi, SH, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Agam Ny. Candra Trinda Farhan, OPD terkait, Sekretaris Kamenag Agam, camat, UPT, PKK Kecamatan, Wali Nagari, Jorong, Tokoh Masyarakat dan lain nya.

Ketua TP PKK Propinsi Sumatera Barat Ny Nevi Irwan Prayitno, yang disampaikan oleh  ketua Pokja I Propinsi Sumatera Barat Tumaiyah mengatakan, lomba itu dilakukan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan pengelolaan administrasi PKK yang dilaksanakan disetiap daerah.

"Karena Administrasi merupakan tolak ukur untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan kegiatan terutama kegiatan 10 program pokok PKK," katanya.

Pihaknya menyadari bahwa gerakan PKK mempunyai peran dan sekaligus peluang yang sangat besar untuk mengisi dan menunjang pelaksanaan pembangunan didaerah disamping bermitra dengan pemerintah dalam mewujudkan keluarga bahagia.

Menurut, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny. Candra Trinda Farhan menyampaikan, khusus untuk nagari Tiku Utara sebagai nagari binaan PKDRT telah dilaksanakan kegiatan pembinaan oleh TP-PKK Kabupaten bersama kecamatan.

"Mari kita jadikan momentum yang sangat baik ini untuk saling mengisi demi terwujudnya pelaksanaan gerakan PKK sehingga tercapainya keluarga yang sejahtera," katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Mulyadi, melalui program pemberdayaan ini difokuskan dan diarahkan untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Agam. 

Untuk ini Pemerintah Daerah selalu memberikan perhatian dan dukungan yang sangat serius terhadap berbagai program PKK yang bersifat terprogram dan insidentil.

Dalam ekpos Ketua TP-PKK Nagari Tiku Utara, Ermawati mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan keluarga serta memahami dampak negatif dari KDRT tersebut.

"Jumlah kelompok dasawisma 92 kelompok, yang berkembang 20 kelompok, dengan jumlah pengurus sebanyak 29 orang perempuan," katanya. (jon/AMC)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Agam Media Center | Agam Media Center
Copyright © 2011. AMC - All Rights Reserved
Template Created by Agam Media Center Published by Agam Media Center
Proudly powered by Agam Media Center