#
Headlines News :
Home » » Gulai Kapalo Lauak Rang Tiku Menggelitik Selera, Apa Rahasianya?

Gulai Kapalo Lauak Rang Tiku Menggelitik Selera, Apa Rahasianya?

Written By Fitra Hinandes on Rabu, 21 Juni 2017 | 6/21/2017 09:58:00 AM

Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, yang terletak di pinggir laut, Samudera Hindia, dengan garis pantai sepanjang 43 kilometer ini sangat kaya akan pohon kelapa. Tak aneh lagi bila makanan berbahan santan (kelapa), atau seefood seperti ikan laut pun marak dan kerap menjadi icon wisata jawaan tersebut.

Gulai Kapalo Lauak (kepala ikan) misalnya, adalah salah satu masakan khas yang diwariskan secara turun-temurun. Bila berkunjung ke Tiku, jangan sampai Anda tidak mencoba kuliner yang satu ini. Kecamatan yang memiliki tiga nagari ini kerap dikira orang adalah daerah yang masuk Kabupaten Padangpariaman, karena disamping letaknya berbatasan, juga adat dan budaya banyak kesamaan, seperti laki-laki dijemput, juga masih ada di Tiku.

Berbicara kuliner ikan di Sumatera Barat, mungkin kita lebih banyak menggunakan ikan sisik atau ikan tuna, dan tongkol yang dagingnya yang padat, di Tiku lebih banyak menggunakan ikan karang seperti ikan  kakap yang berdaging lembut dan manis.

Ironinya, gulai kapalo lauak tidak hanya dijual di rumah makan di Tiku. Namun, kuliner tersebut juga akan ditampilkan apabila ada acara atau icon dari pemerintah setempat, maupun acara adat. Dengan icon tersebut pernah meraih Rekor MURI, dengan catatan  penyajian 7.777 piring gulai kapalo lauak.

Gulai kapalo lauak sendiri disajikan di tengah kuah kuning dari santan kental yang melumurinya, dihiasi beberapa butir cabe rawit yang utuh. Rasanya memang nikmat, dagingnya gurih, dan lembut, serta kuahnya kental dan bumbunya pas.

Sebenarnya bumbu yang dipakai sama dengan bumbu kebanyakan yang digunakan untuk masakan gulai. Seperti, kunyit, lengkuas, cabe, jahe, serai, dan asam kandis.
Meskipun bumbu yang dipakai sama, namun rasa tidak akan pernah bohong. Hampir semua orang di  kecamatan tetangga tidak bisa membuat se- enak racikan gulai kapalo lauak yang dibuat oleh Rang Tiku.

Namun apa yang membuat semua orang menyukai gulai kapalo lauak Rang Tiku? Apa rahasia kelezatannya? Ini terletak pada olahan tangan yang meramu bumbu gulai ini dengan bumbu yang pas. 

Rosmani (66), saat dikunjungi AMC kemari mengatakan, bumbu yang digunakan untuk menggulai kepala ikan ini adalah bumbu yang segar, bumbu yang diolah oleh tangan sendiri, bukan berasal dari gilingan mesin. Di samping itu juga harus menggunakan ikan yang baru dan segar. 

Tak kalah pentingnya, santan yang digunakan juga harus santan yang memiliki kualitas kadar minyak  yang tinggi. Biasanya santan yang digunakan berasal dari kelapa pesisir pantai.

"Enaknya gulai ikan kuncinya terletak pada santan. Jangan sampai kalah rasa santan oleh bumbu yang ada, makanya gulai ikan perlu cabe rawit yang masih utuh. Gunanya untuk menetralkan rasa bumbu. Di sinilah rahasianya," kata ibu rumah tangga tersebut.

"Ingin rasa sempurnanya hanya ada di Tiku dan Pariaman. Jadi kalau ingin membuatnya harus jadi orang Tiku dulu, baru bisa. karena ini adalah marwahnya Rang Tiku, hehe.." kata nenek tersebut sambil guyonan.

Sekedar kita ketahui, gulai kapalo lauak tidak hanya menjual kelezatan saja. Gulai ikan kapalo lauak juga memiliki kandungan gizi yang tinggi dan terjamin. Gizi pada ikan mengandung nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Protein yang tinggi juga sangat baik untuk kesehatan jika di konsumsi secara rutin. Sehingga dianjurkan untuk di konsumsi oleh anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. (IF/AMC)

Share this post :
 
Support : Creating Website | Agam Media Center | Agam Media Center
Copyright © 2011. Agam Media Center - All Rights Reserved
Template Created by Agam Media Center Published by Agam Media Center
Proudly powered by Agam Media Center