#
Headlines News :
Home » » Lubuk Basung Tacelak, Tugu Merana

Lubuk Basung Tacelak, Tugu Merana

Written By andri padrianto on Selasa, 13 Juni 2017 | 6/13/2017 10:27:00 AM


Lubuk Basung, yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Agam, menjadi sorotan mata perantau, yang sudah mulai pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri 2017. Banyak komentar yang dilontarkan  pemudik tersebut.

"Saat memasuki wilayah Lubuk Basung, saya agak kaget  melihat kondisi Pusat Pemerintahan Kabupaten Agam saat ini, yang telah menunjukan berbagai perubahan," ujar Antoni, salah seorang perantau Lubuk Basung dari Pekan Baru, Selasa (13/6).

Ia mengungkapkan, jika dibandingkan kondisi Lubuk Basung saat ini, dengan waktu awal ia meninggalkan kampung halaman, jauh berbeda. Saat ini Lubuk Basung terlihat segar dan hijau.

Diakuinya, awal memasuki Kabupaten Agam, matanya begitu sejuk melihat kehijauan di sekitar kiri-kanan jalan, bahkan sampai di Lubuk Basung matanya seakan enggan berkedip, melihat pesona alam yang ada di daerah itu.

Bahkan bunga dan pohon pelindung di taman, dari Pasar Lama Lubuk Basung, hingga Balai Selasa semakin tertata. Begitu juga Taman Bundaran Simpang Tigo, sudah ditanami bunga aneka warna yang sangat menarik. Kondisi itu  semakin memesona dengan pesona lampu hias yang dipasang di Padang Baru Lubuk Basung.

Namun setelah dilihat, ada sesuatu yang mengganjal mata, yaitu Tugu Bundaran Simpang Tigo, di mana tugu itu seakan tidak terawat, bahkan warnanya pun tidak menarik lagi seperti sudah "merana".

"Tidak hanya itu, banyak lagi yang sepatutnya diperbaiki Pemkab Agam, seperti, kolam yang sudah kotor, keramik yang sudah pecah, air mancur tidak berfungsi, lampu sorot dan lampu taman tidak hidup, dan lainnya," ujarnya.

Antoni mengungkapkan, Lubuk Basung sudah mulai tacelak, namun tugu yang menjadi ikon Lubuk Basung ini harus secepatnya dibenahi, supaya kondisi Lubuk Basung dengan tugu menjadi singkron.

"Para perantau yang hendak pulang kampung nanti pastinya berharap kekurangan ini secapatnya dibenahi. Bahkan saya sendiri juga berharap menjelang lebaran tugu tersebut sudah diperbaiki, supaya Lubuk Basung lebih bagus lagi ke depannya," ujarnya berharap.

Saat dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaupaten Agam Yulnasri, pihaknya sudah ada bayangan mendapatkan bantuan dana CSR dari BNI, namun hal itu tidak bisa melalui kebijakan BNI daerah saja, harus melalui BNI Pusat.

"Direktur BNI Lubuk Basung sudah mengajukannya kepada BNI Pusat, sesuai dengan permintaan kita sebesar Rp100 juta, untuk pembenahan tugu simpang tigo, namun saat ini belum ada informasi dari pihak BNI tersebut," ujarnya menjelaskan.

Sekaitan dengan hal itu, tugu belum bisa dibenahi menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini, karena masih terkendala dana untuk pembenahannya. ia berharap, usai lebaran nanti dana CSR BNI cair, dan tugu tersebut bisa dibenahi.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa ia bisa menerima keluhan dari perantau tersebut, namun pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa saat ini karena tdak memiliki dana untuk pembenahannya.  (Tam/AMC)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Agam Media Center | Agam Media Center
Copyright © 2011. AMC - All Rights Reserved
Template Created by Agam Media Center Published by Agam Media Center
Proudly powered by Agam Media Center